Tampilkan postingan dengan label Tips Mengatasi Keputihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Mengatasi Keputihan. Tampilkan semua postingan

Gejala, Penyebab, Pencegahan Serta Cara Pengobatan Kanker Serviks


Artikel kali ini akan membahas gejala, penyebab, pencegahan serta cara pengobatan kanker serviks. Sebelumnya, anda harus tahu pengertian dari kanker serviks tersebut. Kanker serviks merupakan jenis kanker yang ada di leher rahim karena pertumbuhan sel di jaringan serviks atau di vagina tidak normal. Kanker serviks tidak menular. Jika anda melakukan kontak langsung dengan penderita kanker serviks, maka anda tidak langsung terkena penyakit tersebut seperti HIV.

Gejala, Penyebab, Pencegahan Serta Cara Pengobatan Kanker Serviks

Gejala Kanker Serviks


Jika anda menderita kanker serviks, maka ada tanda yang muncul dari tubuh sehingga dokter lebih mudah untuk melakukan diagnosis apakah pasien tersebut terkena kanker atau tidak. Jika anda ingin mengenali penyakit ini sejak awal, maka berikut ini gejala yang paling sering terjadi pada orang yang mengalami penderita kanker serviks:

Keputihan

Keputihan bisa merupakan ciri awal terjadinya kanker serviks. Semua wanita memang pernah mengalami keputihan dan dianggap normal. Padahal anda harus tetap waspada jika keputihan yang keluar berbentuk kental, bau anyir, gatal, dan panas di organ intim. Oleh karena itu anda harus segera berkonsultasi dengan dokter spesialis obgyn.

Sakit di Bagian Organ Intim

Virus yang sudah berkembang di area kewanitaan akan membuat area di sekitar organ intim anda merasa sakit seperti panggul dan paha saat menstruasi. Rasa nyeri dan sakit sering terjadi ketika dan buang air besar dan saat berhubungan intim.

Pendarahan

Pendarahan memang selalu dihubungkan dengan menstruasi dan banyak wanita yang menganggap wajar jika menstruasi tidak teratur. Sebenarnya, ketika hal tersebut terjadi, maka anda harus waspada dengan kondisi tubuh anda. Pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisi yang sedang anda alami.

Kaki Bengkak

Jika anda mengalami kaki bengkak dan tidak tahu penyebabnya, maka bisa jadi itu adalah reaksi virus HPV yang sudah berkembang di organ intim anda.

Penyebab Kanker Serviks


Berikut ini adalah penyebab dari kanker serviks yang harus anda ketahui:

Infeksi HPV

Kanker serviks terjadi karena adanya infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang masuk ke organ intim anda. HPV lebih berbahaya dibandingkan dengan HIV karena banyak kematian yang diakibatkan oleh virus ini.

Berhubungan Intim Sebelum 20 Tahun

Di umur 12-20 tahun, organ intim sedang berkembang dengan aktif. Ketika sedang aktif, tidak boleh ada rangsangan apapun. Rangsangan dari luar bisa membuat sel menjadi tidak normal. Sel yang bersifat abnormal bisa menyebabkan kanker mulut rahim.

Nikotin

Sel di mulut rahim yang terkontaminasi oleh nikotin pada darah akan mengakibatkan sel abnormal di selaput lendir sehingga risiko terkena kanker lebih tinggi.

Cara Mencegah Kanker Serviks


Berikut ini cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah kanker serviks:

Melakukan Tes Pap Smear

Tes ini bisa mengetahui apakah anda mempunyai risiko terkena kanker serviks. Tes ini dilakukan tiga kali dalam satu tahun.

Vaksin HPV

Anda harus meminta vaksin HPV dan menerapkan pola hidup sehat supaya anda terhindar dari kanker serviks.

Cara Mengobati Kanker Serviks


Kanker serviks bisa disembuhkan dengan cara operasi untuk membersihkan lesi kanker yang ada di dalam rahim. Kanker serviks stadium lanjut harus mendapatkan pengobatan berupa radioterapi untuk memastikan bahwa sudah tidak ada sel kanker yang ada di dalam tubuh. Selain itu, kanker serviks juga bisa diobati dengan pengobatan alternatif tanpa operasi, tetapi anda harus memilih klinik yang benar-benar terpercaya dan sudah terbukti bisa menyembuhkan pasien-pasiennya.


Baca selengkapnya

Benarkah Keputihan Yang Parah Dapat Mengakibatkan Mandul Bahkan Kematian?

Keputihan? Berbahaya kah ?


Benarkah keputihan yang parah dapat mengakibatkan mandul bahkan kematian ? pertanyaan ini mungkin terlintas bagi wanita yang pernah mengalami keputihan. Sebelum melangkah lebih jauh, apa sih itu keputihan ?

Benarkah Keputihan Yang Parah Dapat Mengakibatkan Mandul Bahkan Kematian?

Keputihan adalah penyakit yang terjadi area kewanitaan. Nah keputihan sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu, keputihan alami atau wajar terjadi dan keputihan yang abnormal.

Keputihan Normal dan Abnormal


Keputihan normal merupakan hal yang wajar terjadi setiap bulan, biasanya hal ini terjadi menjelang datang bulan atau setelah datang bulan. Sedangkan keputihan abnormal berakibat rasa gatal disekitar area kewanitaan, disusul dengan bau, dan cairan yang timbul secara berlebihan

Penyebab dari keputihan abnormal ini timbul akibat suatu infeksi yang dilakukan oleh partikel pihak ke seperti bakteri yang berasal dari luar tubuh. Keputihan yang disebabkan oleh hal ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan radang ke salurang lain seperti saluran untuk buang air kecil.

Tentu hal ini akan berbahaya jika keputihan terjadi ketika sedang hamil, tentu saja untuk membedakan antara keputihan normal dengan keputihan tidak normal dapat dilihat secara kasat mata.
Ciri Keputihan Normal dan AbnormalKeputihan normal dan tidak normal memiliki ciri masing-masing, ciri keputihan yang normal diantaranya :
  1. Tidak menimbulkan bau yang aneh. Ciri lainnya adalah, keputihan  yang terjadi tidak lengket jika dipegang
  2. Tidak berwarna, jika keputihan yang terjadi berwarna, patut dicurigai jika keputihan yang dialami adalah abnormal
  3. Tidak berair, keputihan yang terjadi normal umumnya tidak berair, berbeda dengan abnormal yang biasanya berair
  4. Keputihan yang terjadi tidak berlebihan

Selain ciri-ciri keputihan abnormal, keputihan abnormal memiliki ciri antara lain :
  • Lengket, jika mengalami keputihan yang menimbulkan rasa lengket jika dipegang, maka wajib diwaspadai jika terkena keputihan yang abnormal
  • Mengeluarkan cairan yang banyak, selain itu juga keputihan yang terjadi memiliki warna, seperti merah, hijau, atau coklat.
  • Tentu saja ciri ini berlaku untuk semua wanita yang mengalami keputihan, baik itu itu sedang hamil ataupun tidak.

Penyebab Keputihan Tidak Normal


Keputihan yang tidak normal atau abnormal umumnya dipicu oleh infeksi. Infeksi yang terjadi bisa dari bakteri, hingga jamur sehinggamenyebabkan keputihan abnormal.  Penyebab infeksi ini bisa didasari dari aktifitas yang dilakukan oleh wanita, antara lain :
  1. Penggunaan toilet umum, karena toilet umum banyak yang menggunakannya, sehingga bisa saja menjadi sarana untuk menularkan penyakit.
  2. Penggunaan pembalut yang terlalu lama, hal ini membuat timbulnya bakteri atau jamur pada pembalut tersebut, sehingga meningkatkan terjadinya keputihan abnormal

Bahaya Keputihan


Keputihan yang tidak normal pada wanita hamil yang disebabkan oleh infeksi dapat membahayakan wanita dan bayinya, bahaya yang mungkin terjadi karena keputihan abnormal antara lain :
  1. Keguguran, pecahnya ketuban sebelum waktunya, yang disebabkan oleh infeksi Chlamydia, hal ini bisa menyebabkan kematian  dan kemandulan kepada ibu dan anak jika tidak segera diambil tindakan
  2. Infeksi penyakit herpes simplex yang dapat menyebabkan radang otak pada bayi
  3. Infeksi jamur candida yang dapat meningkatkan penyakit ayan
  4. Infeksi virus HPV yang menyebabkan gangguan pecernaan pada bayi hingga kemarian
  5. Infeksi bakteri neisserea Gonorrhoeae yang menyebabkan infeksi pada mata bayi hingga kebutaan

Oleh sebab itu, lebih baik mengatasi penyakit keputihan secara dini ketimbang dengan mengobati ketika sudah parah. Jika sudah mengetahui akibat dari penyakit keputihan abnormal khususnya, maka terjwablah pertanyaan, benarkah keputihan yang parah dapat mengakibatkan mandul bahkan kematian ?


Baca selengkapnya

Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid Hari Pertama

Cara mengatasi sakit perut saat haid pertama, mungkin menjadi kata kunci yang sering dicari di mesin pencarian dunia maya, karena sakit yang luar biasa. Haid sendiri adalah siklus yang dialami oleh wanita di usia subur, yang tidak sama terjadi antar wanita.

Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid Hari Pertama


Nyeri haid atau bahasa kerennya diminore pada setiap wanita berbeda-beda, ada yang hanya sedikit nyeri, tapi ada juga yang merasakan sakit nyeri yang luar biasa hingga bisa mengganggu aktifitas dan mood wanita itu sendiri. Saat haid terjadi, nyeri yang dirasakan dirasa juga ke seluruh perut, terlebih perut pada bagian bawah yang terkadang disertai mulai. Hal inilah yang menyebabkan wanita jika terkena haid sangat susah mengontrol emosi.

Penyebab Sakit Haid di Hari Pertama


Untuk mengetahui cara mengatasi sakit perut saat haid pertama, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui penyebab sakit haid tersebut. Ada beberapa sebab yang memungkinkan kenapa sakit perut saat haid pertama terjadi, diantaranya :
  1. Sakit perut pada haid pertama disebabkan oleh gumpalan darah pada rahim
  2. Sakit juga bisa disebabkan fungsi ginjal yang melemah yang berakibat pada terganggunya fungsi hati

Setelah mengetahui penyebabnya, hal berikutnya yang perlu diketahui adalah, gejala-gejala yang mungkin akan timbul ketika datangnya haid untuk pertama kali, gejala-gejala tersebut antara lain :
  1. Saat haid pertama muncul, maka akan timbul sensasi nyeri pada perut, khususnya pada perut bagian bawah
  2. Rasa sakit ini makin menjadi tatkala perut bagian bawah ditekan
  3. Rasa nyeri tidak hanya dirasa pada perut saja, tapi juga menjalar ke bagian lain, seperti punggung, pinggang, dan kedua paha
  4. Rasa nyeri yang akan berkurang dari hari ke hari
  5. Cairan darah haid yang keluar berwarna gelap kehitaman

Selain gejala akan datangnya haid untuk pertama kali, ada juga gejala yang muncul pada saat nyeri haid timbul, gejala tersebut antara lain :
  1. Nyeri selama periode haid, atau hanya merasa nyeri pada akhir periode
  2. Wajah terlihat pucat, jantung sering berdebar-debar, serta kaki dan tangan yang terasa dingin
  3. Cairan darah haid yang keluar berwarna merah muda

Sakit nyeri untuk haid pertama memang wajar terjadi, hal ini disebabkan kontraksi otot yang berkepanjangan sepanjang waktu. Nah untuk mengatasi hal tersebut cara mengatasi sakit perut saat haid hari pertama maupun untuk hari selanjutnya penting untuk diketahui.

Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid Hari Pertama


Gejala sakit ini biasanya terjadi di saat pertama maupun seterusnya saat berlangsung periode haid. Hal ini bisa diatasi dengan berbagai tips mengatasi nyeri haid, yaitu :

Mengompres Perut

Saat perut bagian bawah khususnya mulai terasa nyeri, bisa dikompres dengan bantalan pemananas, atau air hangat, sehingga dapat membuat perut menjadi nyaman.

Berbaring

Merupakan salah satu yang cukup mudah untuk dilakukan, cukup berbaring dengan nyaman di atas tempat tidur atau sofa hingga rasa nyeri berangsur-angsur menghilang.

Pijat

Ketika nyeri datang menghantam, bisa dilakukan pemijatan secara perlahan dan berhati hati pada bagian bawah perut, bisa juga untuk menambah kenyamanan untuk memijat di daerah otot kaki.

Makan

Saat haid berlangsung, maka akan banyak darah yang terbuang, nah cukup makan banyak makanan yang mengandung zat besi untuk mengatasinya seperti bayam.

Tips diatas sangat dianjurkan untuk mengatasi nyeri haid daripada menggunakan obat-obatan yang belum tentu berhasil serta aman,dan tips baik lainnya yaitu mengkonsumsi buah pisang adalah cara mengatasi sakit perut saat haid pertama.


Baca selengkapnya

Benarkah Makanan Berikut ini Menyebabkan Keputihan? Mitos atau Fakta?

Benarkah Makanan Berikut ini Menyebabkan Keputihan? Mitos atau Fakta? - Keputihan sering dialami oleh wanita yang sedang mengalami stres berat ataupun salah pola makan. Memutuskan bahan makanan tertentu termasuk penyebab keputihan atau tidak tentunya harus berdasarkan riset dari para ahli. Beberapa pertimbangan yang bisa Anda pakai untuk memutuskan fakta atau tidaknya sebuah makanan penyebab keputihan bisa Anda ambil dari 3 bukti terpercaya berikut:

Benarkah Makanan Berikut ini Menyebabkan Keputihan? Mitos atau Fakta?
  1. Dr. Cook dalam penelitiannya membuktikan bahwa makanan yang sarat gula akan mengakibatkan meningkatnya jamur dan ragi. Kadar gula dalam darah juga bisa diakibatkan terlalu banyak konsumsi karbohidrat. Beberapa contohnya adalah soda, minuman mengandung alkohol dan juga yang mengandung tambahan gula. Jika jumlah gula dalam tubuh berlebih, kemungkinan akan menyebabkan keputihan pada organ intim wanita. 
  2. Makanan fermentasi seperti keju, pasta tomat dan juga jamur mengandung cukup banyak ragi yang dapat memicu keputihan berlebih.
  3. The Department of Health and Human Service dari Amerika Serikat menyatakan bahwa kandungan gula yang banyak akan menimbulkan munculnya jamur candida albicans yang dapat menyebabkan pektai. Ini umumnya didapati pada jenis buah yang sudah dijemur atau dikeringkan dimana jenis gula fruktosanya ditemukan dalam jumlah banyak.

Berikut makanan yang sering dikaitkan dengan masalah keputihan pada wanita.

Nanas


Nanas sering dihubungkan dengan keputihan. Padahal secara kandungan tidak membuktikan hal demikian. Nanas sarat akan vitamin dan juga serat yang sangat baik untuk kesehatan. Nanas juga memiliki kandungan tritophan dan juga asam amino untuk mencegah depresi serta antioksidan dan betakarotin yang dapat mencegah katarak dan meningkatkan konsentrasi Anda. 

Timun


Timun memiliki kandungan air yang tinggi. Selain itu, adapula kandungan Vitamin A, B, C, magnesium, kalium, mineral, silika yang sangat penting untuk perawatan kulit, pengobatan diabetes dan juga melancarkan proses pencernaan. Asam malonat juga baik untuk mengurangi berat badan.

Pisang Ambon


Pisang Ambon terbukti tidak memiliki keterkaitan dengan munculnya keputihan pada organ intim wanita. Hanya saja, penelitian yang dilakukan oleh Prof.  Ir. Ahmad Sulaeman MS PhD membuktikan bahwa kandungan gizi yang dimiliki pisang Ambon berpotensi meningkatkan libido. Sebab itu, wanita lajang tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya.

Terung


Terung kaya akan Phycocynanin yang dipercaya memiliki efek menyehatkan. Terung dipakai dalam pengobatan penyakit Alzheimer, Parkinson dan Huntington. Selain itu, pasien penyakit jantung juga dianjurkan untuk mengkonsumsi terung sebab kandungan resveratrol yang dimiliki.

Minuman Bersoda dan Beralkohol


Kedua jenis minuman tersebut memiliki kelebihan glukosa yang dapat memicu tumbuhnya jamur dan ragi pada organ intim wanita. Jamur yang dimaksud adalah jenis candida albicans yang merupakan pemicu keputihan.

Keju


Keju adalah makanan hasil fermentasi yang diprediksi akan memunculkan jamur berlebih serta menyebabkan keputihan. Selain keju, pasta tomat, bir dan jamur juga memiliki pengaruh yang sama.  

Buah-buahan yang dikeringkan


Kadar fruktosa yang tinggi terdapat pada buah-buahan yang sudah dikeringkan. Alhasil, jamurpun tidak terkendali sehingga jika dikonsumsi akan menyebabkan keputihan.

Bagaimana? Sudah jelas bukan cara untuk mengetahui bahan makanan tertentu menyebabkan keputihan atau tidak? Intinya adalah hindari makanan dengan kadar gula tinggi dan juga makanan hasil fermentasi yang dapat memicu munculnya keputihan. Jenis buah-buahan dan sayuran diatas yang dulunya Anda anggap pantangan saat ini bisa Anda konsumsi sebab bahan makanan tersebut tidak ada hubungannya dengan keputihan yang Anda alami. Menyebut bahan makanan tersebut penyebab pektai atau tidak akan lebih baik jika dilengkapi dengan referensi yang sudah Anda dapatkan. 


Baca selengkapnya

Makanan yang Dapat Membantu Mengatasi Keputihan pada Organ Intim Wanita

Makanan yang Dapat Membantu Mengatasi Keputihan pada Organ Intim Wanita - Wanita memang identik dengan keputihan sebab tidak ada lelaki yang mengalami istilah ini. Keputihan sendiri diklasifikan ke dalam dua jenis yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang wajar terjadi dengan ciri-ciri cairan encer, tidak lengket, tidak berbau busuk, tidak menimbulkan rasa gatal, dan warnanya transparan. Sedangkan jenis keputihan patologis atau keputihan yang berhubungan dengan penyakit ditandai dengan cairan kental, bau busuk, warnanya kekuningan atau keabu-abuan, menimbulkan bercak pada pakaian dalam, lengket, dan tidak transparan.
Makanan yang Dapat Membantu Mengatasi Keputihan pada Organ Intim Wanita


Kedua jenis keputihan tersebut bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor seperti gejala suatu penyakit, ketidakseimbangan hormon, tidak seimbangnya PH dan lingkungan biologis pada organ intim wanita, mandi dengan air hangat, mengelap dengan tissue selepas buang air kecil, dan juga mengenakan pakaian dalam dari bahan sintesis.

Jika Anda sering melakukan kebiasaan buruk tersebut, alangkah baiknya Anda meninggalkan aktivitas-aktivitas itu mulai dari sekarang dengan tujuan mencegah keputihan. Selain itu, Anda juga bisa mengatasi keputihan dengan mengatur pola makan. Bahan-bahan makanan yang dianjurkan untuk mengatasi keputihan antara lain:

Kunyit


Kunyit adalah salah satu bumbu dapur yang multi fungsi. Salah satu perannya adalah menghilangkan bau membandel pada bagian vagina wanita serta membantu membersihkannya. Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara memarut untuk mendapatkan sarinya atau dengan cara memotongnya kecil-kecil lalu menjemurnya. Setelah kering Anda bisa merebusnya dalam air.

Bawang Putih


Khasiat bawang putih dalam mengatasi berbagai macam penyakit memang sudah tidak diragukan lagi. Bahkan, kolesterol ganaspun takluk dengan zat yang terkandung dalam bawang putih. Tidak hanya kolesterol, ternyata penderita keputihan juga disarankan untuk mengkonsumsi bawang putih secara langsung. Salah satu khasiatnya adalah dapat mencegah bau tidak sedap dan juga mengurangi potensi kanker mulut rahim.

Daun Sirih


Jika mendengar kata daun sirih, memory kita akan terhubung dengan brand-brand produk pembersih Miss V. Salah satu bahan yang umum dipakai dalam produk tersebut adalah daun sirih. Daun sirih adalah salah satu jenis tumbuhan yang bisa membantu menghilangkan bau tidak sedap serta membantu membersihkan organ intim wanita. Cukup rebus beberapa lembar dengan sirih, lalu minum setelah dingin.

Biji Mangga


Seperti halnya bahan-bahan makanan lain, biji mangga juga berkhasiat membantu mengatasi masalah keputihan. Cara konsumsinya adalah dengan menghaluskan biji mangga lalu rebus dengan air yang cukup.

Biji Ketumbar


Rendaman biji ketumbar juga dapat membantu mengatasi masalah pektai membandel. Untuk hasil yang maksimal, rebuslah beberapa biji ketumbar setiap hari dengan air secukupnya.

Akar Mawar


Akar mawar dipercaya dan dibuktikan mampu mengatasi keluhan ini. Caranya adalah ambil beberapa gerombol akar mawar lalu rebus dengan air secukupnya, saringlah dan konsumsilah minuman tersebut selagi hangat.

Akar Bayam


Selain akar mawar, Anda juga bisa menggunakan akar bayam sebagai alternatif. Akar bayam juga berkhasiat mengatasi keluhan yang sama. Untuk cara konsumsinya, bisa Anda ambil akar bayam lalu rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Saringlah, lalu minumlah sarinya.

Lidah Buaya


Lidah buaya adalah tanaman yang kerap dipakai untuk pengobatan. Selain itu, lidah buaya juga umum dipakai sebagai bahan dasar pembuatan makanan dan juga untuk produk kecantikan. Untuk masalah pektai atau keputihan, Anda bisa memasak beberapa potong lidah buaya yang telah dikupas kulitnya dan dibersihkan lendirnya. Setelah itu, konsumsilah sari hasil rebusan itu.

Jahe


Nah, jahe adalah bumbu dapur yang sering dipakai untuk membuat minuman atau sebagai campuran minuman. Menyedu minuman jahe dengan sedikit gula akan membantu Anda mengatasi keluhan ini. Selain itu, Anda juga bisa mengiris tipis ruas-ruas jahe lalu menjemurnya hingga kering. Ini akan lebih hemat waktu dan tenaga karena Anda hanya perlu merebusnya sedikit demi sedikit.

Pisang


Cara praktis mengatasi masalah pektai adalah dengan mengonsumsi berbagai jenis pisang. Tinggal kupas dan hap!. Tidak perlu ribet dengan proses pembuatan seperti pada bahan-bahan makanan sebelumnya.

Semoga informasi ini membantu dan keluhan keputihan Anda segera teratasi. Selamat mencoba!


Baca selengkapnya

Penyebab Keputihan Pada Wanita Yang Disertai Bercak Darah

Penyebab Keputihan Pada Wanita Yang Disertai Bercak Darah - Keputihan memang kerap terjadi pada wanita. Saat keputihan masih dalam batas normal, yaitu berwarna putih jernih dan datang jarang-jarang, tentunya Anda tidak begitu khawatir. Lalu bagaimana jika keputihan tersebut disertai bercak darah? Indikasi apa ini? Dan apa penyebabnya? Yuk, simak beberapa ulasan berikut ini.

Penyebab Keputihan Pada Wanita Yang Disertai Bercak Darah

Kanker Serviks


Keputihan disertai dengan adanya bercak merah merupakan indikasi dari adanya kanker serviks dalam rahim perempuan. Jika ini terjadi, segeralah konsultasikan dengan pihak dokter untuk mendapatkan penanganan dini dan perawatan yang tepat.

Vagina dan Serviks dalam Kondisi Abnormal


Bercak darah yang muncul saat keputihan bisa juga merupakan indikasi dari adanya ketidaknormalan pada vagina dan juga rahim perempuan. Kemungkinan lain adalah adanya kista dan juga kanker sebagai efek dari proses reproduksi.

Luka Pada Vagina


Vagina yang terluka entah karena apapun akan mengeluarkan darah. Darah inilah yang akan keluar bersamaan dengan keputihan.

Pregnancy


Keluarnya darah juga merupakan tanda-tanda awal kehamilan. Bercak tersebut biasanya keluar bersamaan dengan keputihan. Akan tetapi, jika keluarnya darah terus-menerus tiada henti, akan lebih baik untuk mengecek kondisi kesehatan Anda ke pihak medis.

Konsumsi KB


Hampir setiap wanita yang berumah tangga saat ini memakai KB entah itu KB suntik, spiral maupun KB pil.  Konsumsi pil KB dalam durasi yang lama, misalkan lebih dari 5 tahun akan berakibat buruk pada kesehatan wanita sebab ada proses alamiah dalam tubuh yang dipaksa berhenti. Sebab itu, usahakan untuk tidak terlalu lama mengikuti KB.

Terlalu Dini Melakukan Hubungan Intim


Hubungan seksual terlalu dini akan berakibat kurang baik pada kesehatan. Salah satunya adalah menyebabkan kanker serviks serta luka pada vagina. Paling tidak lakukan hubungan intim bersama suami atau istri pada usia lebih dari 18 tahun.

Lemahnya Sistem Imun Tubuh


Sistem kekebalan tubuh masing-masing orang berbeda-beda. Ada yang kuat, cukup kuat dan ada juga yang lemah. Jika Anda memiliki kekebalan tubuh yang rendah karena faktor tertentu, besar kemungkinan risiko kanker mulut rahim akan menyerang.

Merokok


Merokok adalah aktivitas yang digemari oleh public secara umum namun sejatinya tidak membawa manfaat apapun. Zat-zat yang terkandung dalam rokok akan mengstimulus atau merangsang tumbuhnya kanker, salah satunya adalah kanker serviks yang ditandai dengan keluarnya darah saat keputihan.

Akan Haid


Tahap pramenstruasi juga ditandai dengan keluarnya bercak darah sedikit demi sedikit yang keluar bersamaan dengan keputihan.

Vagina Tidak Bersih


Higienitas vagina harus terus dijaga sesuai dengan cara yang direkomendasikan oleh para dokter. Anda bisa memilih cara alami maupun medis yang aman untuk vagina Anda. Vagina yang tidak bersih akan memicu munculnya keputihan dan tidak menutup kemungkinan disertai dengan keluarnya bercak darah.

Ganti-ganti Pasangan


Nah, konsisten berhubungan intim hanya dengan satu pasangan akan jauh tidak berisiko daripada jika gonta-ganti pasangan. Akibat fatal dari aktivitas ini adalah munculnya kanker serviks yang semakin hari akan semakin parah. Tidak menutup kemungkinan pula akan tertular penyakit berbahaya.

Melahirkan Banyak Anak


Melahirkan banyak anak apalagi dengan jarak yang cukup singkat antara satu anak dan anak yang lain akan berpotensi menyebabkan pendarahan pada vagina. Untuk itu, kontrol kelahiran dengan mengkonsumsi KB yang sehat dan tidak dalam durasi yang lama.

Memakai Sabun Pembersih Vagina


Sering kali perempuan membeli sabun pembersih Miss V di pasaran tanpa resep dokter. Sabun tersebut bisa jadi berpotensi memiliki zat-zat yang tidak direkomendasikan untuk dipakai pada organ vital manusia. Pilihlah sabun pembersih Miss V yang sehat dan sesuai saran ahlinya. 


Baca selengkapnya

Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan dan Tips Menghilangkannya

Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan dan Tips Menghilangkannya - Keputihan bisa menyerang siapa saja. Mereka yang potensial mengalami keputihan adalah orang yang hidupnya kurang sehat, memiliki beban mentaal dan stress yang berat, serta orang yang mengalami masalah perubahan hormon. Perubahan hormon juga bisa menyebabkan terjadinya masalah keputihan. Perubahan hormon yang dimaksud adalah seperti ketika seorang wanita mengalami menstruasi dan juga mengalami kehamilan. Wanita yang telah melahirkan juga bisa mengalami masalah keputihan, bisa masalah keputihan normal bisa juga masalah keputihan yang akut. Oleh karena itu setiap wanita perlu mengetahui apa saja Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan dan Tips Menghilangkannya.

Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan dan Tips Menghilangkannya

Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan


Pada saat hamil, wanita sering kali mengalami keputihan karena perubahan hormon seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Akan tetapi setelah melahirkan, sesungguhnya keputihan tersebut akan berhenti dan berganti dengan pendarahan yang normal. Pendarahan setelah melahirkan ini sering disebut dengan nama Lochia.

Lochia merupakan salah satu hal yang umum terjadi setelah anda melahirkan. Pendarahan ini akan berlangsung selama beberapa hari. Pendarahan ini hampir mirip dengan menstruasi. Ketika anda tidur terlalu lama, darah yang berkumpul dapat membentuk gumpalan ketika dikeluarkan. Pendarahan yang terjadi setelah melahirkan ini akan semakin berkurang setelah 2 hingga 4 hari. Setelah pendarahan berkurang maka akan keluar cairan yang lebih bening dan berwarna pink. Warna merah akan berkurang sedikit demi sedikit. Sekitar 10 hari setelah melahirkan warna pink akan berubah menjadi lebih kekuningan sehingga mirip dengan cairan keputihan. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang mengira bahwa setelah melahirkan akan muncul keputihan. Cairan dengan warna putih kekuningan ini merupakan sel darah merah dan juga sel dari dinding uterus yang mengalami penyembuhan, Jadi anda tidak perlu khawatir.

Mengatasi Keputihan Setelah Melahirkan


Setelah anda melahirkan, uterus anda akan menyembuhkan dirinya sendiri. Pada saat ini, anda harus menjaga kebersihan area kewanitaan anda dengan baik. Caranya adalah dengan menggunakan pembalut khusus dan menggantinya sesuai dengan perintah dari dokter. Hal ini penting untuk menghindarkan infeksi pada saluran reproduksi yang sedang melakukan penyembuhannya sendiri. Jika terjadi infeksi maka anda akan mengalami keputihan yang semakin parah setelah anda melahirkan.

Pada dasarnya keputihan setelah melahirkan akan sembuh dengan sendirinya jika ditangani dengan baik. Akan tetapi jika pendarahan dan keputihan menjadi semakin parah, anda bisa segera menghubungi dokter anda. Lalu kapan anda harus menghubungi dokter? Anda perlu mendapatkan bantuan medis ketika beberapa hal ini terjadi pada anda :
  • Darah yang keluar setelah melahirkan tidak kunjung berkurang setelah 4 hari
  • Mengalami keputihan yang disertai dengan bau yang menyengat, deman dan juga mengigil
  • Mengalami pendarahan yang parah
  • Mengalami penggumpalan darah dengan besar lebih dari bola golf.

Keputihan yang disertai dengan bau yang menyengat dan juga demam bisa saja merupakan salah satu pertanda infeksi setelah melahirkan, sedangkan adanya penggumpalan darah yang besar dapat merupakan salah satu tanda pendarahan setelah melahirkan.

Menghilangkan Keputihan Setelah Melahirkan


Jika anda mengalami masalah keputihan setelah melahirkan, anda mungkin tidak bisa menghilangkannya secara langsung, tapi anda bisa mengontrolnya agar berangsur-angsur membaik. Untuk mengontrol masalah keputihan ini, anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini :
  • Membersihkan area kewanitaan lebih sering dengan sabun yang khusus dan amanMenyusui anak
  • Buang air besar lebih sering
  • Cukup istirahat
  • Menghindari penggunaan celana dalam yang terlalu ketat.

Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan dan Tips Menghilangkannya sudah dijelaskan dengan detail, semoga informasi tersebut dapat membantu anda mengatasi masalah keputihan seteleh melahirkan dengan lebih terarah.

Baca selengkapnya

4 Obat Untuk Mengatasi Keputihan Yang Alami dan Aman Tanpa Efek Samping

4 Obat Untuk Mengatasi Keputihan Yang Alami dan Aman Tanpa Efek Samping - Masalah keputihan memang merupakan masalah yang mengganggu, akan tetapi keputihan merupakan penyakit yang sering kali menyerang wanita dalam waktu yang lama, pengobatan utama dari masalah keputihan adalah dengan menggunakan antibiotik. Seperti yang kita tahu konsumsi antibiotik dalam waktu yang lama bukan merupakan pilihan yang terbaik. Lalu bagaimana kita mengatasi keputihan yang sering datang dan pergi? Untuk mengatasinya, anda bisa menggunakan Obat Untuk Mengatasi Keputihan Yang Alami dan Aman Tanpa Efek Samping.

4 Obat Untuk Mengatasi Keputihan Yang Alami dan Aman Tanpa Efek Samping


Keputihan sering kali menyerang wanita karena kurangnya kesadaran untuk menjaga kesehatan alat reproduksi. Oleh karena itu, untuk menghindari dilakukannya pengobatan untuk masalah keputihan, anda bisa mencegahnya dengan lebih memperhatikan kesehatan alat reproduksi anda. Sayangnya jika anda telah mengalami keputihan, cara paling baik untuk menghentikannya adalah dengan menggunakan pengobatan. Berikut ini adalah beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah keputihan.

Pisang


Salah satu bahan alami yang akan membantu anda mengatasi keputihan adalah buah pisang. Buah pisang adalah salah satu buah yang sering kali digunakan untuk melakukan diet. Selain baik untuk melakukan diet, ternyata buah pisang baik untuk masalah keputihan. Selain untuk menyembuhkan, konsumsi pisang setiap hari juga akan membantu mencegah masalah keputihan. Anda bisa mengkonsumsi buah pisang yang matang setiap hari secara langsung atau dengan mencampurkannya dengan madu atau susu.

Bubuk Jahe


Salah satu bumbu yang dapat digunakan untuk mengatasi maslaah keputihan adalah bubuk jahe. Bubuk jahe sebanyak 2 sendok teh untuk menyembuhkan masalah keputihan ini bisa dicampurkan dengan air sebanyak 250 ml dan di rebus. Perebusan dilakukan hingga air hanya bersisa setengah dari jumlah air semula. Untuk mendapatkan penyembuhan, anda bisa mengkonsumsi campuran ini selama 3 minggu dan anda akan mendapati keputihan anda berkurang drastis.

Fenugreek


Fenugreek adalah salah satu bahan yang populer dengan wanita, salah satunya adalah digunakan untuk mengatasi masalah keputihan. Untuk mendapatkan manfaat pencegahan keputihan dengan menggunakan fenugreek anda bisa mencampurkan 1 sendok teh biji fenugreek pada air. Diamkan biji di dalam air selama selamam penuh, setelah itu pisahkan air dengan biji yang direndam. Air hasil rendaman ini kemudian di campurkan dengan madu sebanyak setengah sendok teh. Setelah itu anda bisa langsung mengkonsumsi minuman tersebut pada saat perut belum diisi apapun. Anda bisa melakukan ritual ini setiap hari selama anda masih mengalami masalah keputihan.

Selain untuk diminum, pengobatan dengan Biji fenugreek ini bisa juga digunakan sebagai air pembasuh vagina. Caranya adalah dengan mencampur biji fenugreek sebanyak 2 sendok teh dengan 1 liter air. Campuran tersebut kemudian di rebus selama 30 menit, setelah mendidih pisahkan biji dengan air dan gunakan untuk membasuh vagina ketika air sudah dingin.

Daun Jambu Biji


Hal yang penting untuk menghilangkan masalah keputihan anda adalah dengan menggunakan antibiotik. Daun jambu biji memiliki khasiat yang sama dengan daun sirih yaitu sebagai antibotik alami. Bagi anda yang mengalami masalah keputihan, anda bisa menggunakan air rebusan daun jambu biji yang sudah didinginkan sebagai air pembasuh vagina. Ketika merebus pastikan air rebusan hanya tinggal setengahnya agar konsentrasi dari antobiotik alami ini semakin tinggi.

Jika Obat Untuk Mengatasi Keputihan Yang Alami dan Aman Tanpa Efek Samping ini tidak menunjukkan hasil yang baik, maka anda harus segera mengunjungi dokter khusus, hal ini disebabkan karena keputihan yang parah bisa saja terjadi karena masalah infeksi yang parah seperti penyakit kelamin.


Baca selengkapnya